Arsip Blog

Selasa, 02 Februari 2016

Pelajaran Dari Sebuah Jam Dinding




Detaknya selalu berbunyi keras. Dia tidak pernah mengelu untuk berputar walaupun puluhan juta dalam setahun atau jutaan dalam sebulan atau 3.600 dalam sehari. Dia selalu terpampang di dalam ruangan. Dia adalah jam dinding. Jam dinding sudah menjadi sahabat bagi manusia. Oleh karena itu jam dinding  ada dalam menghiasi ruangan. Jam dinding selalu ada baik di Rumah, Sekolahan, Kantor dan ruangan-ruangan lainnya. Jam dinding selalu di lihat di segala aktivitas manusia. Saat mau berangkat sekolah, saat bekerja, saat mau melakukan ibadah, saat mau tidur dan banyak aktivitas lainnya.



Tetapi manusia terkadang melupakan jam dinding. Padahal kalau dilihat dan diresapi lebih dalam, jam dinding itu seperti kehidupan manusia. Kok bisa jam dinding sebagai benda mati bisa sama seperti kehidupan manusia yang kompleks ini?? Lalu apa hubungannya jam dinding sama kehidupan manusia??. Daripada terus bertanya-tanya. Sekarang saya akan jelaskan dan jawab dari pertanyaan-pertanyaan tadi.

1. Jam dinding berdetak maju

Apakah kita pernah melihat jarum jam berjalan mundur baik sekali maupun sering??. Tidak pernah kan. Sama seperti kehidupan. Hidup ini akan terus berjalan maju bagaimana pun keadaannya. Apabila kita sekarang masih galau ataupun lagi down. Baik yang lagi patah hati gara-gara masalah asmara. Maupun yang lagi merasakan kesalahan di tempat bekerja.
Ayolah bangkit!!!. Karena hidup terus berjalan.

2. Jarum jam berputar diatas maupun dibawah

Menandakan bahwa hidup ini terus berputar kadang diatas kadang dibawah. Maksudnya manusia terkadang merasakan senang kadang merasakan sedih. Kalau merasakan senang dan bahagia janganlah terlalu berlebihan. Karena nantinya pasti akan merasakan kesedihan. Begitu juga kalau merasakan sedih, janganlah berlebihan. Cepat bangkit dari kesedihan. Karena nantinya pasti akan merasakan kebahagiaan juga.

Bisa juga diartikan kesuksesan dan belum sukses. Kalau kita sedang merasakan kesuksesan, jangan sombong dan tinggi hati. Bantulah orang-orang yang belum sukses dan hargai kerja keras mereka. Untuk yang belum merasakan kesuksesan, terus berusaha dan berdoa. Janganlah mengeluh karena itu tidak akan merubah keadaan, yang ada menambah beban. Insya Allah kita akan meraih kesuksesan juga sama kaya mereka yang lagi mersakam kesuksesan.



3. Jam dinding menunjukkan waktu yang sesuai

Maksudnya apabila memang sekarang jam 8 pagi, jarum jam selalu menunjuk ke angka 8. Apabila memang sekarang jam 4 sore, jarum jam selalu menunjuk ke angka 4. Lalu apabila memang sekarang jam 9 malam tetapi jarum jam menunjuk ke angka 5. Kita harus memutar jarum jam ke angka 9. Supaya sesuai waktu yang sebenarnya.

Seperti dikehidupan, janganlah yang benar dibilang salah. Dan janganlah salah dibilang benar. Itu tidak sesuai kenyataan dan menjadi fitnah. Harusnya yang benar ya memang benar dan yang salah ya harus salah. Dan janganlah yang salah terus menjadi disalahkan tanpa ada solusi. Itu juga tidak baik. Karena salah itu adalah kewajaran dalam hidup. Dari kesalahan itu kita akan belajar arti sebuah kebenaran. Tetapi janganlah melakukan kesalahan yang sama. Itu sama saja kita tidak belajar untuk menjadi benar.

4. Jam dinding juga akan berhenti berdetak

Setiap benda atau mahluk, baik yang mati maupun yang hidup, semua mempunyai masanya. Tidak ada yang abadi. Semua akan merasakan kematian. Begitu juga manusia, kita juga akan merasakan kematian. Tinggal menunggu waktunya saja. Kapan dipanggil oleh SANG MAHA KUASA. Oleh karena itu jangan menyia-nyiakan waktu. Tiap jam, tiap menit bahkan tiap detik. Semuanya akan bermakna. Tidak ada yang menjadi sia-sia. Teruslah berkarya dan menjadi manfaat di kehidupan ini sampai tiba saatnya detiknya berhenti.

Semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar